DESA PEJALIN

 

SEJARAH DESA PEJALIN

Desa pejalin terletak di antara Desa Gunung Putih dan Desa Antutan. Desa Pejalin adalah salah satu desa Tertua di Kabupaten Bulungan, desa ini berdiri sejak tahun 1960, sebelum terbentuk nama pejalin dulunya desa ini bernama Desa Pejalun, seiring berjalannya waktu dengan bahasa melayunya desa ini berubah nama menjadi desa pejalin. Sebelum tahun 1960 mayoritas penduduk desa ini yaitu bersuku bulungan kemudian datang transmigrasi dari dayak long metep awalnya mereka datang satu per satu namun seiring berjalannya waktu banyak transmigrasi yang berdatangan dari dayak long metep ke desa pejalin sehingga desa ini sekarang memiliki dua suku yaitu Bulungan dan Dayak (sensus penduduk).

Pada tahun 1965 sekelompok warga Desa Pejalin yang berasal dari long nawang pindah ke Desa Mara satu dengan alasan menunggu masyarakat long nawang yang akan pindah ke mara satu. Pada tahun 1969 dimulailah pembangunan bendungan irigasi untuk mengairi sawah dengan dana PMD. Pada tahun 1974 – 1977 desa pejalin mengalami pembangunan yang pesat dari bendungan (DAM) yang dibuat oleh DPU Tk. I Kaltim yang awalnya terbuat dari kayu diganti dengan bangunan beton/semen (irigasi reklamasi sederhana) dan tingginya kesadarannya masyarakat untuk bersawah semakin tingi serta adanya pembentukan P3A desa pejalin yang diketuai oleh Apui Laing. Sekelompok warga desa pejalin pindah ke desa Pimping dengan alasan mencari lahan pertanian yang lebih baik pada tahun 1979 karena jaringan irigasi di desa tidak dapat berfungsi maksimal.

Dalam kurun waktu 55 tahun sejak dari tahun 1960, Desa Pejalin dipimpin oleh beberapa orang kepala desa secara demokratis. Dibawah ini adalah sejarah pimpinan pemerintahan Desa Pejalin :

1. Masa kepemimpinan Kepala Kampung Encau Tanyang (Tahun 1960 s/d 1964)

2. Masa kepemimpinan Kepala Desa Silvanus Laing (Tahun 1964 s/d 1985)

3. Masa kepemimpinan Kepala Desa Jaui Iing (Tahun 1985 s/d 1993)

4. Masa Kepemimpinan Kepala Desa Yusransyah (Tahun 1993 s/d 2003)

5. Masa Kepemimpinan Pjs Kepala Desa Bunadi (Tahun 2003 s/d 2005)

6. Masa Kepemimpinan Kepala Desa Patrik Apui (Tahun 2005 s/d 2011)

7. Masa Kepemimpinan Pjs Kepala Desa Enci Japarudin,SE (Tahun 2011 s/d 2012)

8. Masa Kepemimpinan Kepala Desa Patrik Apui (Tahun 2012 s/d 2017)

9. Masa Kepemimpinan Pjs Kepala Desa Yusak S.Laing, S.sos (Tahun 2017 s/d 2018)


Gambar 1: Kantor Kepala Desa

1.  


BAGAN STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAHAN DESA



Gambar 2: Peta Desa Pejalin


    Dihiasi iklim teropis basah dengan guyuran hujan tahunan mencapai 2.835 mm, Desa Pejalin menjelma menjadi hamparan hijau subur ditumbuhi pohon-pohon kakao. Keindahan alam ini tak hanya memanjakan mata, tetapi juga menjadi salah satu sumber kehidupan bagi masyarakatnya. Kakao, sang primadona perkebunan, menjelma menjadi salah satu mata pencaharian, menopang ekonomi masyarakatnya. Lebih dari sekedar bahan baku, kakao di Desa Pejalin diolah menjadi berbagai produk coklat. 

    "Kayankoa", salah satu pabrik pengolahan kakao yang menjadi salah satu UMKM di Desa Pejalin. Melalui tangan-tangan kreatif, dengan keahlian dan ketekunan, mereka menghasilkan cokelat batang, bubuk kakao, hingga olahan unik lainnya yang tidak kalah menggoda. 

    UMKM pengolahan coklat tidak hanya menjadi sumber pendapatan bagi para pelakunya, tetapi juga turut memajukan ekonomi desa dan melestarikan budaya pengolahan kakao. Beragam produk coklat mereka tak hanya dinikmati di Desa Pejalin, tetapi juga telah menjangkau pasar yang lebih luas. Kayankoa di Desa Pejalin tak hanya memproduksi cokelat batang, tetapi juga berinovasi dengan berbagai olahan seperti bubuk kakao dan minuman seduh.  


Gambar 3: Produk Kayankoa

Kayankoa Desa Pejalin merupakan bukti nyata bagaimana kekayaan alam dapat diolah menjadi peluang ekonomi yang bermanfaat. Cita Rasa khas kakao Desa Pejalin dipadukan dalam setiap produk, menghasilkan cokelat yang tak hanya lezat tetapi juga bercerita tentang identitas desa.
Tidak hanya memanjakan lidah dengan kelezatan cokelat, Desa Pejalin juga menawarkan kekayaan yang tidak kalah menggoda. Beragam UMKM makanan dan camilan siap untuk memanjakan para pecinta kuliner dengan cita rasa khas pedesaan yang autentik.
Salah satu contohnya adalah "Gunung Penisir", UMKM pengolahan ikan seruyuk yang telah hadir sejak tahun 2019. Berbekal kekayaan hasil sungai kayan dari wilayahnya, Gunung Penisir menghadirkan berbagai olahan ikan lezat yang diolah dengan sepenuh hati. 
Kehadiran Gunung Penisir dan berbagai UMKM kuliner lainnya di Desa Pejalin menjadi bukti nyata bahwa desa ini tak hanya kaya akan hasil alamnya, tetapi juga memiliki potensi luar biasa di bidang kuliner. Kreativitas, kerja keras, dan semangat para pelaku UMKM ini patut diapresiasi dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi lokal dan membangun kemandirian ekonomi.



Instagram kayankoa: @kayan_koa










0 komentar:

Posting Komentar

Contact

Talk to us

Kami ingin mendengar dari anda!! Punya pertanyaan, komentar, atau saran? Jangan ragu untuk menghubungi kami. Kami senang bertukar pikiran dengan anda

Address:

Jl. Aki Balak

Work Time:

Senin - Jumat

Phone:

-

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

DESA PEJALIN

  SEJARAH DESA PEJALIN Desa pejalin terletak di antara Desa Gunung Putih dan Desa Antutan. Desa Pejalin adalah salah satu desa Tertua di Kab...